Malam, kulewati jalan yang sepi itu…
Kududuk dibelakang dengan termangu…
Sekilas kulihat ironi di gelapnya malam Ironi yang membisu…
Apa hanya aku saja yang bisa melihatnya…
Oh..Ironi.. Ironi yang sudah basi…
Aku yakin mereka tau, tapi mata mereka tertutup Tertutup oleh selaput kenikmatan dunia semu…
Sekat dan selaput itu…
Membuat ironi tak tersentuh
Sesulit itukah menyentuhnya…
Hahaha…kitalah yang mempersulit
Kuhanya bisa menatap ironi itu dari kejauhan
Teriring doa tulusku untuk ironi….
Semoga ironi berubah indah
Advertisement
